Kisah di Balik Paddington Bear: Dari Buku-Buku karya Michael Bond hingga Musikal West End

oleh James Johnson

29 Januari 2026

Bagikan

Paddington the Musical hadir dari halaman buku ke panggung teater London.

Kisah di Balik Paddington Bear: Dari Buku-Buku karya Michael Bond hingga Musikal West End

oleh James Johnson

29 Januari 2026

Bagikan

Paddington the Musical hadir dari halaman buku ke panggung teater London.

Kisah di Balik Paddington Bear: Dari Buku-Buku karya Michael Bond hingga Musikal West End

oleh James Johnson

29 Januari 2026

Bagikan

Paddington the Musical hadir dari halaman buku ke panggung teater London.

Kisah di Balik Paddington Bear: Dari Buku-Buku karya Michael Bond hingga Musikal West End

oleh James Johnson

29 Januari 2026

Bagikan

Paddington the Musical hadir dari halaman buku ke panggung teater London.

Paddington Bear telah menjadi bagian yang dicintai dari budaya Inggris sejak penulis Michael Bond pertama kali menciptakan tokoh ini pada tahun 1958. Kini, dengan Paddington The Musical yang sedang dipentaskan di Savoy Theatre, London, generasi baru dapat merasakan kisah abadi tentang seekor beruang kecil dari Peru yang melakukan perjalanan ke London untuk mencari rumah. Namun, bagaimana sejarah di balik karakter ikonik ini, dan apa yang menginspirasi Michael Bond untuk menciptakannya?

Michael Bond: Pencipta Paddington Bear

Thomas Michael Bond CBE lahir pada 13 Januari 1926 di Newbury, Berkshire, dan dibesarkan di Reading. Sebelum menjadi penulis buku anak, Bond bertugas di RAF selama Perang Dunia II dan kemudian bekerja sebagai juru kamera untuk BBC.
Kisah tentang bagaimana Paddington tercipta juga merupakan cerita yang menghangatkan hati. Pada malam Natal 1956, Bond melihat sebuah boneka beruang yang sendirian duduk di rak sebuah toko di London dekat Stasiun Paddington. Ia membelinya sebagai hadiah untuk istrinya, Brenda, dan menamainya Paddington, mengikuti nama stasiun kereta terdekat.

Seperti yang Bond kenang: "Saya membeli sebuah beruang mainan kecil pada malam Natal 1956. Saya melihatnya ditinggalkan di rak sebuah toko di London dan merasa kasihan padanya. Saya membawanya pulang sebagai hadiah untuk istri saya, Brenda, dan menamainya Paddington karena saat itu kami tinggal dekat Stasiun Paddington. Saya menulis beberapa cerita tentang beruang itu, lebih untuk bersenang-senang daripada dengan gagasan untuk menerbitkannya. Setelah sepuluh hari, saya mendapati bahwa saya sudah memegang sebuah buku."
Buku itu menjadi A Bear Called Paddington, diterbitkan pada 13 Oktober 1958, yang memperkenalkan dunia pada beruang ramah berkacamata dari "Darkest Peru" dengan topi tuanya, koper yang sudah penyok, duffel coat, dan kecintaannya pada sandwich marmalade.

Asal-Usul Paddington Bear: Kisah tentang Kebaikan dan Pengungsi

Yang banyak orang tidak sadari adalah bahwa Paddington Bear sebagian terinspirasi oleh pengungsi di dunia nyata. Michael Bond adalah anak-anak pada masa Perang Dunia II dan menyaksikan gerbong- gerbong kereta penuh anak-anak yang dievakuasi meninggalkan London, membawa label di leher serta barang-barang mereka dalam koper kecil.

Bond kemudian mengungkapkan bahwa keluarganya menampung anak-anak Yahudi yang melarikan diri dari Jerman Nazi selama perang. Dalam surat tahun 2010 kepada produser film Paddington, Rosie Allison, ia menulis: "Kami menampung beberapa anak Yahudi yang sering duduk di depan perapian setiap malam, menangis pelan karena mereka tidak tahu apa yang terjadi pada orang tua mereka, dan pada saat itu kami pun tidak mengetahuinya. Itulah alasan mengapa Paddington datang dengan label di lehernya."
Latar belakang yang mengharukan ini memberikan kedalaman tambahan pada karakter Paddington. Beruang itu tiba di Stasiun Paddington dengan catatan bertuliskan "Tolong jaga beruang ini. Terima kasih"—sebuah detail yang secara khusus diambil Bond dari kenangan masa perangnya tentang anak-anak evakuasi.

Seperti yang Bond nyatakan: "Paddington Bear adalah seorang pengungsi dengan label—'Tolong jaga beruang ini. Terima kasih.'"

Kisah Paddington Bear: Dari Peru ke 32 Windsor Gardens

Dalam cerita-ceritanya, Paddington berasal dari "Darkest Peru" dan dibesarkan oleh Bibi Lucy setelah orang tuanya meninggal dalam gempa bumi. Ketika Bibi Lucy memutuskan untuk masuk ke Home for Retired Bears di Lima, ia mengirim Paddington muda ke Inggris, menumpang secara sembunyi-sembunyi di kapal hanya dengan topinya (hadiah dari Paman Pastuzo), sebuah koper, dan beberapa toples marmalade.
Paddington tiba di Stasiun Paddington, tempat keluarga Brown menemukannya duduk di atas kopernya dekat kantor barang hilang. Mereka membawanya pulang ke 32 Windsor Gardens di London, dan ia pun menjadi bagian dari keluarga mereka.

Keluarga Brown terdiri dari Tuan Henry Brown, Nyonya Mary Brown, anak-anak mereka Jonathan dan Judy, serta pengurus rumah tangga mereka, Nyonya Bird. Paddington juga berteman dengan Tuan Gruber, pemilik toko barang antik, dan sering berselisih dengan tetangga keluarga Brown yang pemarah, Tuan Curry.

Sepanjang petualangannya, Paddington mewujudkan nilai-nilai terbaik Inggris: kesopanan (ia selalu menyapa orang dengan "Mr," "Mrs," dan "Miss"), kebaikan hati, serta tekad untuk "berusaha sekuat mungkin agar semuanya benar" meskipun kekeliruan polosnya sering berujung pada kekacauan.

Buku-Buku Paddington Bear: Warisan Sastra

Michael Bond menulis lebih dari 29 buku Paddington selama hampir 60 tahun, dengan buku terakhir, Paddington at St. Paul's, diterbitkan secara anumerta pada tahun 2018 setelah Bond wafat pada 27 Juni 2017.

Buku-buku Paddington telah terjual lebih dari 35 juta eksemplar di seluruh dunia dan diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Karakter ini begitu dicintai di Inggris hingga sebuah boneka lembut Paddington Bear dipilih sebagai benda pertama yang melewati Terowongan Channel ketika para pekerja terowongan Inggris dan Prancis bertemu pada tahun 1994.

Paddington Bear juga diabadikan pada koin khusus 50p pada tahun 2018 untuk memperingati ulang tahun ke-60 buku pertamanya, menjadikan Bond sebagai penulis kedua (setelah Beatrix Potter dengan Peter Rabbit) yang karakternya ditampilkan pada mata uang koin Inggris.

Film Paddington Bear oleh STUDIOCANAL

Film-film Paddington Bear membawa karakter ini ke generasi penggemar yang baru. Film Paddington (2014) dan sekuelnya Paddington 2 (2017), keduanya diproduksi oleh STUDIOCANAL, mendapat pujian kritikus dan sukses secara komersial.

Paddington 2 memiliki pencapaian langka dengan meraih nilai fresh 99% di Rotten Tomatoes dan telah disebut sebagai "film yang sempurna" oleh para sineas maupun kritikus. Kedua film tersebut dinominasikan untuk BAFTA Award untuk Outstanding British Film.

Michael Bond tampil singkat (cameo) dan tercantum dalam kredit pada film pertama sebagai "Kindly Gentleman" serta tetap terlibat dalam produksi hingga wafatnya. Paddington 2 dipersembahkan untuk mengenang beliau.

Paddington dan Keluarga Kerajaan

Paddington Bear memiliki keterkaitan khusus dengan Keluarga Kerajaan Inggris. Yang paling terkenal, Paddington muncul dalam sketsa komedi pra-rekaman bersama Ratu Elizabeth II selama Platinum Party at the Palace pada 4 Juni 2022, ketika mereka menikmati teh dan sandwich marmalade di Istana Buckingham sebelum mengetuk cangkir teh mengikuti irama "We Will Rock You."

Setelah wafatnya Sang Ratu pada September 2022, begitu banyak pelayat meninggalkan boneka Paddington dan sandwich marmalade sebagai penghormatan sehingga Royal Parks meminta orang-orang untuk berhenti membawanya. Putri penulis, Karen Jankel (née Bond), mencatat bahwa bagi banyak orang, "gambaran terakhir Sang Ratu" adalah penampilannya bersama Paddington.

Pada November 2025, William, Prince of Wales dan Catherine, Princess of Wales bertemu Paddington di belakang panggung pada Royal Variety Performance.

Paddington The Musical di Savoy Theatre

Paddington The Musical, yang kini dipentaskan di Savoy Theatre, London, merupakan adaptasi musikal teater besar pertama dari karakter ini. Produksi pemutaran perdana dunia dibuka pada 1 November 2025 dengan musik dan lirik oleh Tom Fletcher, naskah oleh Jessica Swale, serta disutradarai oleh Luke Sheppard.

Musikal ini menghormati warisan Michael Bond sekaligus menghadirkan energi teater yang segar bagi karakter tersebut. Seperti dicatat London Theatre dalam ulasannya, "Ini adalah pertunjukan tentang menyambut orang asing, tentang menegaskan nilai-nilai kebaikan dan toleransi yang dulu menjadi ciri khas Inggris."

Pesan tiket Paddington The Musical untuk merasakan karakter yang dicintai ini di panggung West End.

Rasakan Lebih Banyak Paddington di London

Untuk petualangan Paddington Bear yang lengkap di London, padukan kunjungan teater Anda dengan The Paddington Bear Experience di County Hall. Atraksi imersif ini menghidupkan dunia Paddington melalui pameran interaktif, tampilan animatronik, serta kesempatan untuk bertemu Paddington secara langsung.

Pengalaman ini merekonstruksi perjalanan Paddington dari Darkest Peru ke London dan menampilkan lokasi-lokasi favorit dari buku dan film, menawarkan hari keluarga yang sempurna di ibu kota.

Paddington Bear telah menjadi bagian yang dicintai dari budaya Inggris sejak penulis Michael Bond pertama kali menciptakan tokoh ini pada tahun 1958. Kini, dengan Paddington The Musical yang sedang dipentaskan di Savoy Theatre, London, generasi baru dapat merasakan kisah abadi tentang seekor beruang kecil dari Peru yang melakukan perjalanan ke London untuk mencari rumah. Namun, bagaimana sejarah di balik karakter ikonik ini, dan apa yang menginspirasi Michael Bond untuk menciptakannya?

Michael Bond: Pencipta Paddington Bear

Thomas Michael Bond CBE lahir pada 13 Januari 1926 di Newbury, Berkshire, dan dibesarkan di Reading. Sebelum menjadi penulis buku anak, Bond bertugas di RAF selama Perang Dunia II dan kemudian bekerja sebagai juru kamera untuk BBC.
Kisah tentang bagaimana Paddington tercipta juga merupakan cerita yang menghangatkan hati. Pada malam Natal 1956, Bond melihat sebuah boneka beruang yang sendirian duduk di rak sebuah toko di London dekat Stasiun Paddington. Ia membelinya sebagai hadiah untuk istrinya, Brenda, dan menamainya Paddington, mengikuti nama stasiun kereta terdekat.

Seperti yang Bond kenang: "Saya membeli sebuah beruang mainan kecil pada malam Natal 1956. Saya melihatnya ditinggalkan di rak sebuah toko di London dan merasa kasihan padanya. Saya membawanya pulang sebagai hadiah untuk istri saya, Brenda, dan menamainya Paddington karena saat itu kami tinggal dekat Stasiun Paddington. Saya menulis beberapa cerita tentang beruang itu, lebih untuk bersenang-senang daripada dengan gagasan untuk menerbitkannya. Setelah sepuluh hari, saya mendapati bahwa saya sudah memegang sebuah buku."
Buku itu menjadi A Bear Called Paddington, diterbitkan pada 13 Oktober 1958, yang memperkenalkan dunia pada beruang ramah berkacamata dari "Darkest Peru" dengan topi tuanya, koper yang sudah penyok, duffel coat, dan kecintaannya pada sandwich marmalade.

Asal-Usul Paddington Bear: Kisah tentang Kebaikan dan Pengungsi

Yang banyak orang tidak sadari adalah bahwa Paddington Bear sebagian terinspirasi oleh pengungsi di dunia nyata. Michael Bond adalah anak-anak pada masa Perang Dunia II dan menyaksikan gerbong- gerbong kereta penuh anak-anak yang dievakuasi meninggalkan London, membawa label di leher serta barang-barang mereka dalam koper kecil.

Bond kemudian mengungkapkan bahwa keluarganya menampung anak-anak Yahudi yang melarikan diri dari Jerman Nazi selama perang. Dalam surat tahun 2010 kepada produser film Paddington, Rosie Allison, ia menulis: "Kami menampung beberapa anak Yahudi yang sering duduk di depan perapian setiap malam, menangis pelan karena mereka tidak tahu apa yang terjadi pada orang tua mereka, dan pada saat itu kami pun tidak mengetahuinya. Itulah alasan mengapa Paddington datang dengan label di lehernya."
Latar belakang yang mengharukan ini memberikan kedalaman tambahan pada karakter Paddington. Beruang itu tiba di Stasiun Paddington dengan catatan bertuliskan "Tolong jaga beruang ini. Terima kasih"—sebuah detail yang secara khusus diambil Bond dari kenangan masa perangnya tentang anak-anak evakuasi.

Seperti yang Bond nyatakan: "Paddington Bear adalah seorang pengungsi dengan label—'Tolong jaga beruang ini. Terima kasih.'"

Kisah Paddington Bear: Dari Peru ke 32 Windsor Gardens

Dalam cerita-ceritanya, Paddington berasal dari "Darkest Peru" dan dibesarkan oleh Bibi Lucy setelah orang tuanya meninggal dalam gempa bumi. Ketika Bibi Lucy memutuskan untuk masuk ke Home for Retired Bears di Lima, ia mengirim Paddington muda ke Inggris, menumpang secara sembunyi-sembunyi di kapal hanya dengan topinya (hadiah dari Paman Pastuzo), sebuah koper, dan beberapa toples marmalade.
Paddington tiba di Stasiun Paddington, tempat keluarga Brown menemukannya duduk di atas kopernya dekat kantor barang hilang. Mereka membawanya pulang ke 32 Windsor Gardens di London, dan ia pun menjadi bagian dari keluarga mereka.

Keluarga Brown terdiri dari Tuan Henry Brown, Nyonya Mary Brown, anak-anak mereka Jonathan dan Judy, serta pengurus rumah tangga mereka, Nyonya Bird. Paddington juga berteman dengan Tuan Gruber, pemilik toko barang antik, dan sering berselisih dengan tetangga keluarga Brown yang pemarah, Tuan Curry.

Sepanjang petualangannya, Paddington mewujudkan nilai-nilai terbaik Inggris: kesopanan (ia selalu menyapa orang dengan "Mr," "Mrs," dan "Miss"), kebaikan hati, serta tekad untuk "berusaha sekuat mungkin agar semuanya benar" meskipun kekeliruan polosnya sering berujung pada kekacauan.

Buku-Buku Paddington Bear: Warisan Sastra

Michael Bond menulis lebih dari 29 buku Paddington selama hampir 60 tahun, dengan buku terakhir, Paddington at St. Paul's, diterbitkan secara anumerta pada tahun 2018 setelah Bond wafat pada 27 Juni 2017.

Buku-buku Paddington telah terjual lebih dari 35 juta eksemplar di seluruh dunia dan diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Karakter ini begitu dicintai di Inggris hingga sebuah boneka lembut Paddington Bear dipilih sebagai benda pertama yang melewati Terowongan Channel ketika para pekerja terowongan Inggris dan Prancis bertemu pada tahun 1994.

Paddington Bear juga diabadikan pada koin khusus 50p pada tahun 2018 untuk memperingati ulang tahun ke-60 buku pertamanya, menjadikan Bond sebagai penulis kedua (setelah Beatrix Potter dengan Peter Rabbit) yang karakternya ditampilkan pada mata uang koin Inggris.

Film Paddington Bear oleh STUDIOCANAL

Film-film Paddington Bear membawa karakter ini ke generasi penggemar yang baru. Film Paddington (2014) dan sekuelnya Paddington 2 (2017), keduanya diproduksi oleh STUDIOCANAL, mendapat pujian kritikus dan sukses secara komersial.

Paddington 2 memiliki pencapaian langka dengan meraih nilai fresh 99% di Rotten Tomatoes dan telah disebut sebagai "film yang sempurna" oleh para sineas maupun kritikus. Kedua film tersebut dinominasikan untuk BAFTA Award untuk Outstanding British Film.

Michael Bond tampil singkat (cameo) dan tercantum dalam kredit pada film pertama sebagai "Kindly Gentleman" serta tetap terlibat dalam produksi hingga wafatnya. Paddington 2 dipersembahkan untuk mengenang beliau.

Paddington dan Keluarga Kerajaan

Paddington Bear memiliki keterkaitan khusus dengan Keluarga Kerajaan Inggris. Yang paling terkenal, Paddington muncul dalam sketsa komedi pra-rekaman bersama Ratu Elizabeth II selama Platinum Party at the Palace pada 4 Juni 2022, ketika mereka menikmati teh dan sandwich marmalade di Istana Buckingham sebelum mengetuk cangkir teh mengikuti irama "We Will Rock You."

Setelah wafatnya Sang Ratu pada September 2022, begitu banyak pelayat meninggalkan boneka Paddington dan sandwich marmalade sebagai penghormatan sehingga Royal Parks meminta orang-orang untuk berhenti membawanya. Putri penulis, Karen Jankel (née Bond), mencatat bahwa bagi banyak orang, "gambaran terakhir Sang Ratu" adalah penampilannya bersama Paddington.

Pada November 2025, William, Prince of Wales dan Catherine, Princess of Wales bertemu Paddington di belakang panggung pada Royal Variety Performance.

Paddington The Musical di Savoy Theatre

Paddington The Musical, yang kini dipentaskan di Savoy Theatre, London, merupakan adaptasi musikal teater besar pertama dari karakter ini. Produksi pemutaran perdana dunia dibuka pada 1 November 2025 dengan musik dan lirik oleh Tom Fletcher, naskah oleh Jessica Swale, serta disutradarai oleh Luke Sheppard.

Musikal ini menghormati warisan Michael Bond sekaligus menghadirkan energi teater yang segar bagi karakter tersebut. Seperti dicatat London Theatre dalam ulasannya, "Ini adalah pertunjukan tentang menyambut orang asing, tentang menegaskan nilai-nilai kebaikan dan toleransi yang dulu menjadi ciri khas Inggris."

Pesan tiket Paddington The Musical untuk merasakan karakter yang dicintai ini di panggung West End.

Rasakan Lebih Banyak Paddington di London

Untuk petualangan Paddington Bear yang lengkap di London, padukan kunjungan teater Anda dengan The Paddington Bear Experience di County Hall. Atraksi imersif ini menghidupkan dunia Paddington melalui pameran interaktif, tampilan animatronik, serta kesempatan untuk bertemu Paddington secara langsung.

Pengalaman ini merekonstruksi perjalanan Paddington dari Darkest Peru ke London dan menampilkan lokasi-lokasi favorit dari buku dan film, menawarkan hari keluarga yang sempurna di ibu kota.

Paddington Bear telah menjadi bagian yang dicintai dari budaya Inggris sejak penulis Michael Bond pertama kali menciptakan tokoh ini pada tahun 1958. Kini, dengan Paddington The Musical yang sedang dipentaskan di Savoy Theatre, London, generasi baru dapat merasakan kisah abadi tentang seekor beruang kecil dari Peru yang melakukan perjalanan ke London untuk mencari rumah. Namun, bagaimana sejarah di balik karakter ikonik ini, dan apa yang menginspirasi Michael Bond untuk menciptakannya?

Michael Bond: Pencipta Paddington Bear

Thomas Michael Bond CBE lahir pada 13 Januari 1926 di Newbury, Berkshire, dan dibesarkan di Reading. Sebelum menjadi penulis buku anak, Bond bertugas di RAF selama Perang Dunia II dan kemudian bekerja sebagai juru kamera untuk BBC.
Kisah tentang bagaimana Paddington tercipta juga merupakan cerita yang menghangatkan hati. Pada malam Natal 1956, Bond melihat sebuah boneka beruang yang sendirian duduk di rak sebuah toko di London dekat Stasiun Paddington. Ia membelinya sebagai hadiah untuk istrinya, Brenda, dan menamainya Paddington, mengikuti nama stasiun kereta terdekat.

Seperti yang Bond kenang: "Saya membeli sebuah beruang mainan kecil pada malam Natal 1956. Saya melihatnya ditinggalkan di rak sebuah toko di London dan merasa kasihan padanya. Saya membawanya pulang sebagai hadiah untuk istri saya, Brenda, dan menamainya Paddington karena saat itu kami tinggal dekat Stasiun Paddington. Saya menulis beberapa cerita tentang beruang itu, lebih untuk bersenang-senang daripada dengan gagasan untuk menerbitkannya. Setelah sepuluh hari, saya mendapati bahwa saya sudah memegang sebuah buku."
Buku itu menjadi A Bear Called Paddington, diterbitkan pada 13 Oktober 1958, yang memperkenalkan dunia pada beruang ramah berkacamata dari "Darkest Peru" dengan topi tuanya, koper yang sudah penyok, duffel coat, dan kecintaannya pada sandwich marmalade.

Asal-Usul Paddington Bear: Kisah tentang Kebaikan dan Pengungsi

Yang banyak orang tidak sadari adalah bahwa Paddington Bear sebagian terinspirasi oleh pengungsi di dunia nyata. Michael Bond adalah anak-anak pada masa Perang Dunia II dan menyaksikan gerbong- gerbong kereta penuh anak-anak yang dievakuasi meninggalkan London, membawa label di leher serta barang-barang mereka dalam koper kecil.

Bond kemudian mengungkapkan bahwa keluarganya menampung anak-anak Yahudi yang melarikan diri dari Jerman Nazi selama perang. Dalam surat tahun 2010 kepada produser film Paddington, Rosie Allison, ia menulis: "Kami menampung beberapa anak Yahudi yang sering duduk di depan perapian setiap malam, menangis pelan karena mereka tidak tahu apa yang terjadi pada orang tua mereka, dan pada saat itu kami pun tidak mengetahuinya. Itulah alasan mengapa Paddington datang dengan label di lehernya."
Latar belakang yang mengharukan ini memberikan kedalaman tambahan pada karakter Paddington. Beruang itu tiba di Stasiun Paddington dengan catatan bertuliskan "Tolong jaga beruang ini. Terima kasih"—sebuah detail yang secara khusus diambil Bond dari kenangan masa perangnya tentang anak-anak evakuasi.

Seperti yang Bond nyatakan: "Paddington Bear adalah seorang pengungsi dengan label—'Tolong jaga beruang ini. Terima kasih.'"

Kisah Paddington Bear: Dari Peru ke 32 Windsor Gardens

Dalam cerita-ceritanya, Paddington berasal dari "Darkest Peru" dan dibesarkan oleh Bibi Lucy setelah orang tuanya meninggal dalam gempa bumi. Ketika Bibi Lucy memutuskan untuk masuk ke Home for Retired Bears di Lima, ia mengirim Paddington muda ke Inggris, menumpang secara sembunyi-sembunyi di kapal hanya dengan topinya (hadiah dari Paman Pastuzo), sebuah koper, dan beberapa toples marmalade.
Paddington tiba di Stasiun Paddington, tempat keluarga Brown menemukannya duduk di atas kopernya dekat kantor barang hilang. Mereka membawanya pulang ke 32 Windsor Gardens di London, dan ia pun menjadi bagian dari keluarga mereka.

Keluarga Brown terdiri dari Tuan Henry Brown, Nyonya Mary Brown, anak-anak mereka Jonathan dan Judy, serta pengurus rumah tangga mereka, Nyonya Bird. Paddington juga berteman dengan Tuan Gruber, pemilik toko barang antik, dan sering berselisih dengan tetangga keluarga Brown yang pemarah, Tuan Curry.

Sepanjang petualangannya, Paddington mewujudkan nilai-nilai terbaik Inggris: kesopanan (ia selalu menyapa orang dengan "Mr," "Mrs," dan "Miss"), kebaikan hati, serta tekad untuk "berusaha sekuat mungkin agar semuanya benar" meskipun kekeliruan polosnya sering berujung pada kekacauan.

Buku-Buku Paddington Bear: Warisan Sastra

Michael Bond menulis lebih dari 29 buku Paddington selama hampir 60 tahun, dengan buku terakhir, Paddington at St. Paul's, diterbitkan secara anumerta pada tahun 2018 setelah Bond wafat pada 27 Juni 2017.

Buku-buku Paddington telah terjual lebih dari 35 juta eksemplar di seluruh dunia dan diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Karakter ini begitu dicintai di Inggris hingga sebuah boneka lembut Paddington Bear dipilih sebagai benda pertama yang melewati Terowongan Channel ketika para pekerja terowongan Inggris dan Prancis bertemu pada tahun 1994.

Paddington Bear juga diabadikan pada koin khusus 50p pada tahun 2018 untuk memperingati ulang tahun ke-60 buku pertamanya, menjadikan Bond sebagai penulis kedua (setelah Beatrix Potter dengan Peter Rabbit) yang karakternya ditampilkan pada mata uang koin Inggris.

Film Paddington Bear oleh STUDIOCANAL

Film-film Paddington Bear membawa karakter ini ke generasi penggemar yang baru. Film Paddington (2014) dan sekuelnya Paddington 2 (2017), keduanya diproduksi oleh STUDIOCANAL, mendapat pujian kritikus dan sukses secara komersial.

Paddington 2 memiliki pencapaian langka dengan meraih nilai fresh 99% di Rotten Tomatoes dan telah disebut sebagai "film yang sempurna" oleh para sineas maupun kritikus. Kedua film tersebut dinominasikan untuk BAFTA Award untuk Outstanding British Film.

Michael Bond tampil singkat (cameo) dan tercantum dalam kredit pada film pertama sebagai "Kindly Gentleman" serta tetap terlibat dalam produksi hingga wafatnya. Paddington 2 dipersembahkan untuk mengenang beliau.

Paddington dan Keluarga Kerajaan

Paddington Bear memiliki keterkaitan khusus dengan Keluarga Kerajaan Inggris. Yang paling terkenal, Paddington muncul dalam sketsa komedi pra-rekaman bersama Ratu Elizabeth II selama Platinum Party at the Palace pada 4 Juni 2022, ketika mereka menikmati teh dan sandwich marmalade di Istana Buckingham sebelum mengetuk cangkir teh mengikuti irama "We Will Rock You."

Setelah wafatnya Sang Ratu pada September 2022, begitu banyak pelayat meninggalkan boneka Paddington dan sandwich marmalade sebagai penghormatan sehingga Royal Parks meminta orang-orang untuk berhenti membawanya. Putri penulis, Karen Jankel (née Bond), mencatat bahwa bagi banyak orang, "gambaran terakhir Sang Ratu" adalah penampilannya bersama Paddington.

Pada November 2025, William, Prince of Wales dan Catherine, Princess of Wales bertemu Paddington di belakang panggung pada Royal Variety Performance.

Paddington The Musical di Savoy Theatre

Paddington The Musical, yang kini dipentaskan di Savoy Theatre, London, merupakan adaptasi musikal teater besar pertama dari karakter ini. Produksi pemutaran perdana dunia dibuka pada 1 November 2025 dengan musik dan lirik oleh Tom Fletcher, naskah oleh Jessica Swale, serta disutradarai oleh Luke Sheppard.

Musikal ini menghormati warisan Michael Bond sekaligus menghadirkan energi teater yang segar bagi karakter tersebut. Seperti dicatat London Theatre dalam ulasannya, "Ini adalah pertunjukan tentang menyambut orang asing, tentang menegaskan nilai-nilai kebaikan dan toleransi yang dulu menjadi ciri khas Inggris."

Pesan tiket Paddington The Musical untuk merasakan karakter yang dicintai ini di panggung West End.

Rasakan Lebih Banyak Paddington di London

Untuk petualangan Paddington Bear yang lengkap di London, padukan kunjungan teater Anda dengan The Paddington Bear Experience di County Hall. Atraksi imersif ini menghidupkan dunia Paddington melalui pameran interaktif, tampilan animatronik, serta kesempatan untuk bertemu Paddington secara langsung.

Pengalaman ini merekonstruksi perjalanan Paddington dari Darkest Peru ke London dan menampilkan lokasi-lokasi favorit dari buku dan film, menawarkan hari keluarga yang sempurna di ibu kota.

Bagikan postingan ini:

Bagikan postingan ini: